Assalamu'alaikum wr wb
Selamat malam, pagi, siang, petang semua ^_^ Alhamdulillah, atas izin-Nya satu cerpen ana yang sangat penuh kekurangan dibukukan bersama empat belas kontributor terpilih lainnya. Kali ini masih berbalut islami seperti cerpen sebelumnya "Ranah Berpurdah". Semoga ada sedikit hal yang bisa kita petik walau hanya sedikit karena hanya itu yang penulis amatir ini harapkan dari setiap detik yang terkikis dan mengabaikan kantuk hingga mata panda melingkar. Ini sedikit percakapan dalam naskah berjudul "Bingkisan Menawan Dari Awan"... Sebenarnya judul itu sangat ana sesali, semestinya berjudul "PUTRI AWAN (gabungan nama tokoh Putri dan tokoh Awan)" “ Ana akan menjadi istri anta dan ta’at kepada anta diatas keta’atan ana kepada ibu. Namun dibawah keta’atan ana kepada Allah SWT dan Rasulallah. Tetapi ana memiliki syarat, ana tidak ingin - ”. Lagi-lagi kalimat Putri terputus, mengumpulkan keberanian untuk siap gagal yang ketiga kalinya. Sedikit kisah s...